Couples, saat mendengar kata intimacy, apa yang ada di benak anda mengenai hal tersebut?
Banyak orang yang memandang keintiman dalam hubungan hanya berupa keintiman fisik. Namun, keintiman juga terdiri dari keintiman emosional (emotional intimacy) yang sangat berperan dalam hubungan pernikahan yang sehat dan langgeng. Artikel kali ini akan membahas apa itu keintiman emosional dan apa saja bentuknya.
What is emotional intimacy?
Emotional intimacy dalam pernikahan adalah hubungan yang mendalam yang dibangun di atas kepercayaan, keterbukaan, dan komunikasi yang terbuka, di mana pasangan merasa aman untuk berbagi pikiran, perasaan, dan kerentanan satu sama lain, sehingga menumbuhkan rasa kedekatan dan rasa aman. Keintiman emosional memberikan rasa aman yang memungkinkan pasangan untuk menjadi diri mereka sendiri dan membuka diri, tanpa merasa khawatir akan ditinggalkan. Hal ini karena adanya perasaan dimengerti, divalidasi, dan didukung oleh pasangan kita. Jenis keintiman ini sangat penting untuk hubungan yang memuaskan dan langgeng karena meletakkan dasar untuk bentuk keintiman lainnya, termasuk keintiman fisik. Keintiman emosional merupakan komponen penting dari hubungan yang sehat dan memuaskan, baik dalam hubungan romantis, keintiman emosional dalam pernikahan, pertemanan, atau hubungan keluarga.
Emotional intimacy menjadi aspek kunci dari hubungan yang sehat. Terhubung secara emosional dapat membantu couples merasa aman, mengatasi tantangan bersama, dan memahami satu sama lain dengan lebih baik. Penelitian menunjukkan bahwa keintiman emosional dapat memainkan peran yang lebih besar dalam hasil hubungan daripada keintiman seksual. Khususnya dalam hubungan romantis, memiliki hubungan emosional yang kuat juga dapat membantu mengurangi rasa kesepian, kecemasan, meningkatkan harga diri, meredakan stres, dan mendukung kesehatan mental satu sama lain. Hal ini dapat tercapai karena couples memiliki komunikasi yang terbuka, kemampuan menyelesaikan konflik dengan sehat, saling memberi dukungan, dan merasa aman untuk berbagi masalah pribadi.
“Real intimacy is only possible to the degree that we can be honest about what we are doing and feeling.”
- Joyce Brothers
Sebaliknya, ketika keintiman emosional dalam hubungan mulai melemah, jarak emosional bisa terbentuk. Tanda-tanda bahwa suatu hubungan kurang memiliki keintiman emosional meliputi kurangnya dukungan, merasa kesepian dalam hubungan, tidak saling berbagi hal penting, merasa terputus dari pasangannya, dan takut untuk berbagi dengan pasangan. Hal ini bisa menyebabkan pasangan menjadi terisolasi satu sama lain, komunikasi menjadi dangkal, dan kehilangan harapan dalam hubungan tersebut. Mengenali tanda-tanda tersebut adalah langkah awal yang bisa couples lakukan untuk membangun kembali kepercayaan, komunikasi, dan kedekatan emosional dalam hubungan anda.
Ways to Improve Emotional Intimacy
- Komunikasi mendalam mengenai apa yang dirasakan
Membuka diri dan berbicara tentang perasaan yang dirasakan mungkin akan cukup menantang, terutama bagi individu yang tidak terbiasa menyuarakan apa yang sedang dirasakan. Namun, dalam pernikahan, mengungkapkan emosi secara jujur dan bermakna tentang harapan, ketakutan, tujuan, dan perasaan kita bisa mencegah kesalahpahaman dan membangun kepercayaan bersama pasangan. Couples dapat saling berbagi suka dan duka dengan melakukan percakapan sebelum tidur untuk berbagi perasaan dan pikiran satu sama lain.
- Menghabiskan waktu berkualitas bersama
Melakukan aktivitas bersama dan melakukan hal yang disukai tanpa adanya gangguan, misalnya berbincang tanpa gangguan ponsel dapat memperdalam kedekatan emosional. Ketika pasangan hadir seutuhnya dan mendengarkan secara penuh pikiran dan perasaan yang sedang dibagikan oleh pasangan adalah kunci inti dari keintiman emosional. Couples juga bisa memprioritaskan waktu berkualitas bersama, seperti merencanakan waktu kencan secara teratur atau melakukan hobi bersama di setiap akhir pekan.
- Menunjukkan kasih sayang secara langsung
Menunjukkan kasih sayang dapat dimulai dengan mengetahui bahasa cinta satu sama lain. Apakah dengan memberikan sentuhan seperti pelukan dan ciuman, atau melalui kata-kata penyemangat dan pujian. Ketika pasangan saling menunjukkan kasih sayang satu sama lain, couples sedang memperkuat ikatan emosional karena kontak fisik semacam ini memicu pelepasan oksitosin, hormon yang meningkatkan rasa cinta dan kedekatan.
Berempati dengan pasangan Anda, memvalidasi perasaan mereka, dan memberikan dukungan emosional.
- Memberikan validasi satu sama lain
Memvalidasi pasangan artinya kita mengakui dan memahami apa yang mereka rasakan atau katakan. Memberikan validasi berarti kita dapat memahami situasi dari sudut pangan pasangan kita dan menghargai apa yang mereka rasakan. Kunci dari memvalidasi pasangan kita adalah dengan menumbuhkan empati. Ketika kita bisa mendengarkan sepenuh hati apa yang mereka sampaikan tanpa ada kritik dan penghakiman, kita telah memberikan ruang aman untuk mereka dapat sepenuhnya menjadi diri sendiri dan terbuka terkait hal-hal yang dialami.
Emotional intimacy adalah fondasi yang tak ternilai dalam pernikahan, tapi sering kali diabaikan oleh pasangan. Membangun emotional intimacy memberikan ruang bagi pasangan untuk dapat saling bertumbuh secara emosional, memahami, dan saling mendukung kesulitan dan kebahagiaan satu sama lain. Ikatan emosional ini sejalan dengan meningkatnya kualitas komunikasi dan kepuasan terhadap pasangan karena hadir perasaan dimengerti, serta dapat menghadapi konflik bersama-sama. Dengan komitmen tulus untuk menjaga keintiman emosional, pernikahan tidak hanya bertahan, tetapi berkembang menjadi hubungan yang penuh makna, kesejahteraan, dan kehangatan bagi keduanya.
“Intimacy is the art of making another person feel known and understood.”
- Unknown
Focus on the Family Indonesia mendukung para couple melalui layanan konseling pasangan dan program Journey to Us. Kami berkomitmen untuk membantu memelihara hubungan pernikahan yang harmonis bersama pasangan Anda. Couples dapat menjangkau kami melalui direct message Instagram kami @focusonthefamilyindonesia atau WhatsApp pada nomor +6282110104006.












