Champs, setiap orang memiliki potensi untuk tumbuh dan berkembang, namun seringkali hal tersebut bergantung pada cara kita memandang tantangan dan kegagalan. Ketika kita sedang mengejar tujuan, kunci kesuksesan mungkin terletak pada cara kita melihat cara mencapai tujuan tersebut. Kita selalu bisa memilih untuk menerapkan pola pikir yang berkembang, dimana ini mengubah cara kita menghadapi rintangan dan meraih kesuksesan yang lebih berarti dalam hidup.
Growth Mindset vs Fixed Mindset
Konsep growth mindset pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Carol Dweck, seorang psikolog dari Amerika. Dr. Dweck menyatakan bahwa pola pikir kita dapat memainkan peran utama dalam kesuksesan kita dalam segala hal, baik itu pekerjaan, pendidikan, kesenian, maupun olahraga. Orang-orang dengan growth mindset melihat kemampuan, bakat, dan kecerdasan sebagai sesuatu yang dapat dipelajari dan ditingkatkan melalui kerja keras mereka sendiri. Semua itu merupakan aspek-aspek dari diri sendiri yang dapat tumbuh, berkembang, dan meningkat dengan ketekunan dan seiring berjalannya waktu. Growth mindset adalah sebuah perspektif yang menerima dan merangkul pembelajaran, ketahanan, dan pertumbuhan dari kegagalan yang dialami.
Fixed mindset, bahwa seseorang dengan pola pikir ini melihat sifat-sifat dasar sebagai sesuatu yang sudah pasti dan tidak dapat diubah. Mereka percaya bahwa jika mereka belum memiliki keterampilan untuk melakukan sesuatu, mereka akan sangat mungkin gagal ketika melakukannya. Akibatnya, mereka tidak akan pernah mencoba melakukan sesuatu yang baru.
Pola pikir yang kita miliki dapat memengaruhi bagaimana kita memandang sesuatu sebagai tantangan atau rintangan. Orang dengan pola pikir bertumbuh melihat tantangan sebagai peluang untuk berkembang dan menemukan sesuatu. Seseorang yang memiliki pola pikir bertumbuh sering kali membangun keterampilan baru dan mewujudkan sesuatu dengan lebih mudah karena memiliki kepercayaan akan kemampuan mereka. Sedangkan mereka yang memiliki pola pikir tetap melihat tantangan sebagai rintangan yang mustahil dan cenderung membatasi diri di zona nyaman mereka.
“Your mindset truly is your secret weapon when it comes to achieving your goals.” – Octavia Goredema
Karakteristik dari Growth Mindset
1 . Embracing learning
Orang-orang dengan pola pikir bertumbuh menjadikan pembelajaran sebagai cara mereka untuk hidup. Mereka selalu berpikiran terbuka dan bersedia mempelajari apa pun yang tidak mereka ketahui.
2. Pantang Menyerah
Orang-orang dengan pola pikir bertumbuh belajar dari kesalahan mereka dan menggunakan pengalaman tersebut untuk memperbaiki upaya mereka selanjutnya, alih-alih berkecil hati dan menyerah. Mereka mencari tahu apa yang salah dan berkomitmen untuk melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda di lain waktu, alih-alih berasumsi bahwa mereka tidak mampu hanya karena satu kesalahan.
3. Working hard
Mereka menyadari bahwa pencapaian membutuhkan usaha, dan mereka bersedia bekerja keras untuk mencapai tujuan mereka.
4. Welcoming challenges
Alih-alih melihat tantangan sebagai hambatan, orang-orang dengan pola pikir bertumbuh melihatnya sebagai peluang untuk mempelajari hal-hal baru dan meningkatkan keterampilan mereka.
Contoh dari Growth Mindset adalah pemikiran-pemikiran yang melihat tantangan dan kegagalan sebagai:
- “Ini adalah kesempatan untuk saya belajar.”
- “Mengambil risiko adalah sesuatu hal yang baik, meskipun hasilnya tidak selalu berhasil.”
- “Saya selalu bisa belajar dari kritik dan menjadikannya acuan untuk memperbaiki diri.”
- “Tidak apa-apa untuk gagal, asalkan saya tidak menyerah.”
- “Situasi ini sulit, tapi ini adalah kesempatan untuk saya berkreasi dan memecahkan masalah.”
- “Kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran.”
- “Saya tidak akan menyerah karena kegagalan ini.”
- “Apa yang dapat saya pelajari dari situasi ini?”
- “Bagaimana hal ini dapat membantu saya berkembang?”
“Mistakes are proof that you are trying, learning, and growing”
Develop a Growth Mindset
1. Mengembangkan rasa ingin tahu
Mengembangkan ketertarikan mendalam untuk mempelajari hal-hal baru. Salah satu cara untuk mempelajari hal-hal baru adalah dengan aktif mengajukan pertanyaan, kita bisa menggali lebih dalam suatu topik dan mendapatkan perspektif yang lebih luas. Mengeksplorasi topik atau bidang yang belum kita ketahui sebelumnya adalah cara yang efektif untuk mengembangkan ketertarikan dan melangkah keluar dari zona nyaman.
2 . Mengembangkan kegigihan
Kegigihan adalah salah satu elemen paling penting dalam growth mindset. Kegigihan mencerminkan kemampuan seseorang untuk terus maju meskipun menghadapi rintangan, kegagalan, atau tantangan. Bagi seseorang dengan growth mindset, kegigihan bukan hanya tentang bertahan, tetapi juga tentang terus berusaha, bahkan ketika segala sesuatunya terasa sulit.
Kegigihan dalam pola pikir bertumbuh adalah tentang memahami bahwa pencapaian yang berharga membutuhkan waktu dan usaha. Ini adalah tentang menghargai perjalanan dan juga tujuan, menghargai proses dan bukan hanya hasil. Hal ini mendorong perspektif yang sehat tentang kegagalan, melihat kemunduran bukan sebagai akhir dari jalan, tetapi sebagai umpan balik yang berharga dan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pertumbuhan.
3 . Menghindari negative self-talk
Tanpa disadari, kita seringkali mengkritik diri sendiri, meragukan kemampuan kita, atau memperburuk perasaan kita dengan kata-kata yang merendahkan diri. Ketika kita menghadapi tantangan atau kesulitan, suara batin yang negatif bisa dengan mudah muncul dan menghalangi kita untuk tetap termotivasi atau maju ke depan. Menghindari negative self-talk adalah langkah penting dalam mengembangkan growth mindset karena cara kita berbicara kepada diri sendiri sangat mempengaruhi bagaimana kita melihat dan merespons situasi dalam hidup.
4. Kelilingi diri dengan orang-orang yang positif
Mengelilingi diri dengan orang-orang yang positif dan memiliki pola pikir berkembang adalah langkah penting untuk menjaga semangat dan pertumbuhan pribadi. Lingkungan sosial kita memiliki pengaruh besar terhadap cara kita berpikir, merasa, dan bertindak. Ketika kita dikelilingi oleh orang-orang yang optimis, mendukung, dan berfokus pada pengembangan diri, kita cenderung lebih termotivasi dan lebih mampu untuk mengatasi tantangan
Tantangan dan kegagalan dalam hidup bukanlah sesuatu yang perlu dihindari, tetapi adalah kesempatan untuk kita dapat belajar dan berkembang. Dengan memiliki growth mindset, kita dapat melihat setiap tantangan sebagai cara untuk mengasah kemampuan kita dan menjadi versi diri yang lebih baik. Pola pikir yang bertumbuh juga membantu kita melihat kegagalan sebagai pelajaran berharga untuk mencoba lagi dengan cara yang lebih baik dan mengajarkan kita untuk beradaptasi, serta terus maju.
Apabila champs mengalami kebingungan saat menghadapi tantangan atau kegagalan, Focus on the Family Indonesia siap membantu champs dalam mendukung perubahan diri menjadi lebih baik melalui program konseling. Champs juga dapat menemukan tips-tips aplikatif terkait pengembangan diri melalui Instagram kami @noapologiesindonesia atau melalui website Focus on the Family Indonesia.












