Family Indonesia

Tips Bonding untuk Menjadi Ayah yang Dekat secara Emosional dengan Anak Perempuannya

Tips Bonding untuk Menjadi Ayah yang Dekat secara Emosional dengan Anak Perempuannya

Ayah, bagi anak perempuan, ikatan dengan ayah merupakan pengalaman awal yang sangat berharga. Ayah yang seutuhnya hadir dan terlibat aktif dalam tumbung kembang anak perempuannya, menciptakan ruang yang aman dan penuh cinta bagi mereka untuk mengekspresikan pikiran, perasaan, dan aspirasinya. Namun, tak sedikit pula ayah dan anak perempuan justru memiliki hubungan yang jauh dan tidak ada ikatan emosional yang kuat.

Ketidakhadiran baik secara fisik dan emosional dari ayah dapat menimbulkan efek jangka panjang dalam hidup anak perempuan. Hal ini berpengaruh pada cara ia memandang laki-laki dalam hidupnya, membentuk citra dirinya, serta memengaruhi kemampuannya dalam menjalin hubungan dan berinteraksi di lingkungan sosial. Jika jarak emosional ini tidak dikenali dan diatasi sejak dini, hubungan yang renggang dengan ayah berpotensi terus berlanjut hingga anak tumbuh dewasa, bahkan memengaruhi dinamika hubungan pribadinya di masa depan. Banyak faktor yang menyebabkan ayah dan anak perempuan memiliki hubungan yang tidak begitu dekat, salah satunya karena sejak kecil anak dan ayah tidak terbiasa menikmati waktu berdua saja. Padahal, ada banyak kegiatan yang bisa ayah untuk anak perempuan lakukan untuk memperkuat  bonding di antara mereka.

Kegiatan antara anak perempuan dan sang ayah dapat juga disebut sebagai “Dad and Daughter Date”. Kencan ini bukan sekadar kencan biasa, tapi kencan ini memberikan kesempatan untuk ayah dapat mengembangkan hubungan yang lebih berkualitas dengan anak, belajar lebih banyak tentang mereka, dan menjadi bukti bahwa ayah adalah tempat yang aman untuk anak belajar dan melakukan banyak hal baru. Melalui kencan rutin dengan anak perempuan, ayah juga sekaligus memberikan contoh dengan menetapkan standar bagaimana seorang pria memperlakukan dirinya di kemudian hari.

“Behind every great daughter is a truly amazing dad.”

  • Unknown

 

Kegiatan-kegiatan berikut dapat menjadi referensi melakukan kencan untuk ayah bersama anak perempuan anda. Kencan yang dilakukan ini bisa disesuaikan dengan kesukaan baik dari ayah maupun anak, yang terpenting adalah kegiatan ini dilakukan secara rutin dan menciptakan pengalaman yang berharga untuk keduanya.

  1. Membaca Buku Bersama

Membaca buku selain meningkatkan kemampuan bahasa dan imajinasi anak, bisa menjadi momen untuk mempererat hubungan ayah dan anak perempuannya. Ayah bisa meluangkan waktu di malam hari sebelum anak tidur untuk membacakan buku cerita kesukaannya. Selain itu, ayah juga bisa mengajak anak menjelajah berbagai buku kesukaan mereka di perpustakaan atau toko buku untuk membaca bersama di suasana yang berbeda. Setelah membaca buku, Ayah dapat menanyakan kepada anak perasaan atau pendapatnya terkait cerita tersebut.

  1. Olahraga bersama

Olahraga bisa menjadi kegiatan untuk anak bermain dan juga menyehatkan tubuh. Ayah bisa mengajari anak olahraga yang dikuasai oleh ayah untuk mengajari anak keterampilan, seperti bersepeda atau berenang. Ayah juga bisa bersama dengan anak mempelajari olahraga baru yang menarik minat dan kesenangan berdua, proses belajar bareng ini bisa menjadi ruang untuk saling tertawa, mendukung, dan membangun koneksi yang lebih dalam. Olahraga ringan seperti jalan kaki di sekitar rumah juga menjadi kunci hubungan yang hangat antara ayah dan anak perempuan. Penelitian oleh Day (2025) menemukan bahwa ikut serta dalam atau sekadar mendiskusikan aktivitas fisik dapat memberikan landasan bagi ayah dan anak perempuan untuk mengembangkan hubungan emosional yang mendalam dan mengubah stereotip tentang ayah yang jauh.

  1. Membuat Sarapan di Hari Libur

Tugas memasak dan menyiapkan sarapan bukan hanya harus terus dilakukan oleh Ibu. Justru, momen seperti akhir pekan atau hari libur bisa dimanfaatkan oleh ayah dan anak perempuan untuk mengambil peran tersebut. Kegiatan ini dapat membawa banyak manfaat sekaligus yaitu memberikan Ibu lebih banyak waktu istirahat, mengajari anak cara memasak, dan juga sebagai momen untuk berkreasi bersama. Ayah dan anak perempuan dapat bangun lebih pagi untuk mengeksplorasi menu sarapan yang ingin dibuat yang sekaligus bisa menjadi kejutan saat Ibu bangun nantinya.

  1. Mengikuti Kegiatan Volunteer

Kegiatan kencan bisa dilakukan dengan kegiatan yang bermakna sekaligus mendidik dengan menjadi relawan. Ayah dan anak perempuan dapat sama-sama belajar dan menunjukkan kepedulian terhadap sesama, empati, serta memberikan kontribusi ke lingkungan sekitar. Kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara ayah dan anak perempuan dalam suasana yang penuh makna, sekaligus menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan berguna sepanjang hidup anak.

  1. Pergi Berkemah

Jika ayah dan anak perempuan sama-sama menyukai aktivitas di alam terbuka, berkemah bisa menjadi pilihan terbaik untuk menghabiskan waktu bersama. Memasang tenda bersama, menikmati udara segar, menyaksikan matahari terbenam, dan membuat api unggun bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga. Kegiatan ini memberi kesempatan keduanya untuk menjauh sejenak dari rutinitas dengan menikmati ketenangan dari alam. Kegiatan di alam terbuka juga membantu anak-anak menjadi lebih percaya diri, mandiri, dan memiliki jiwa petualang, serta menciptakan rasa aman kepada sang ayah.

  1. Makan di Tempat Favorit

Aktivitas sederhana seperti pergi ke tempat makan favorit bisa menjadi alternatif kencan singkat untuk ayah dan anak perempuan. Duduk berdua, menikmati makanan kesukaan, sambil berbincang ringan, meski terdengar sederhana, tapi mampu membangun kedekatan emosional dan rasa berharga pada anak. Di sela kesibukan sehari-hari, momen seperti ini bisa menjadi waktu untuk saling mendengar, tertawa bersama, dan menunjukkan bahwa ayah tetap hadir secara utuh. Tidak perlu selalu pergi ke restoran mewah, ayah dapat mengajak anak pergi ke tempat es krim favoritnya karena yang terpenting bukan tempatnya, tapi bagaimana waktu berkualitas yang dihabiskan bersama.

  1. Membuat Proyek atau DIY

Berkreasi bersama ayah dengan belajar membuat sesuatu proyek DIY sederhana atau membenarkan alat di rumah bisa menjadi pengalaman yang seru bagi anak. Aktivitas ini membantu anak mengenal fungsi berbagai alat perkakas dan bagaimana cara menggunakannya. Anak tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan keterampilan teknis mereka. Aktivitas ini dapat berupa menyusun mainan balok, merakit kursi makan untuk anak, atau membuat teater sederhana untuk tempat anak menonton bersama.

Inti dari setiap aktivitas dan kencan yang dilakukan antara ayah dengan anak perempuan adalah untuk menciptakan kenangan indah dan memperkuat ikatan yang bertahan hingga anak tumbuh menjadi wanita dewasa. Momen-momen ini akan menjadi kenangan berharga dan membentuk pandangan dasar anak perempuan dalam menjalin relasi yang positif di masa depan dengan lawan jenis. Kegiatan sederhana namun bermakna yang diisi dengan pembicaraan hangat, penuh tawa, pengalaman baru, dan keterampilan-keterampilan bersama ayah menjadi hal yang tidak bisa tergantikan oleh sosok lain di hidup sang anak.

Lewat momen-momen kecil namun berharga, seorang anak perempuan dapat belajar artinya perhatian, rasa aman, dan cinta tanpa syarat. Karena sebelum siapa pun hadir dengan cinta dalam hidupnya kelak, ayahlah yang pertama kali mengajarkannya cinta, rasa hormat, dan bagaimana ia seharusnya diperlakukan.

“A father holds his daughter’s hand for a short while, but he holds her heart forever.”

  • Unknown

 

Jika para ayah ingin mulai belajar dan menemukan momen pertama untuk berkencan dengan anak perempuan anda. Focus on the Family Indonesia menyediakan program khusus untuk para ayah dan anak perempuannya melalui program bonding event, “Dad and Daughter Date. Info lebih lanjut dapat parents dapatkan melalui direct message Instagram kami @focusonthefamilyindonesia atau WhatsApp pada nomor +6282110104006.

 

Referensi:

Day, J. (2025). The generational shift towards the reciprocal disclosure of intimacy in daughter–father relationships through physical activity in the UK. Families Relationships and Societies, 1–16. https://doi.org/10.1332/20467435y2024d000000052